DIINJAK-injak untuk menyembuhkan penyakit? Ya,
Itulah yang dilakukan Agus Parjito, insinyur pertanian yang justru
menekuni bidang pengobatan alternatif. Dia menamakan sendiri model
pemijatan dengan diinjak-injak itu dengan totok shiatsu.
Selama sedikitnya setengah jam, pasien akan diterapi dengan cara
diinjak beberapa bagian tubuhnya. Mulai dari ujung kaki, perut,
punggung, pinggang, paha, bahkan selangkangan bagi penderita lemah
syahwat. Juga bagian kepala dan leher.
Tetapi pengobatan yang sekilas terkesan sadis itu, menghasilkan
energi yang luar biasa. Usai dipijat dan dilakukan peregangan atau
stretching, dijamin tidak ada bekas injakan yang terasa pegal atau
sakit. Semuanya terasa segar dan nyaman.
"Sakit sangat terasa ketika diinjak. Kalau itu jelas karena memang
badan diinjak, apalagi dengan beban paling tidak 75 kilo sampai 125
kilogram ketika saya menggunakan seluruh kekuatan badan. Sakit sekali,
apalagi jika memang memiliki penyakit tertentu," jelas dia kepada Suara Merdeka.
Agus yang alumni Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta dan
kini menjadi PNS di Kelurahan Gedung, Karanganyar Kota, menjamin segala
macam penyakit bisa disembuhkan lewat terapi injakan model shiatsu itu.
"Sebab dengan terapi ini semua metabolisme tubuh dan peredaran darah
akan lancar. Jadi capek-capek justru akan hilang, dan tidak mungkin
terasa sakit. Kalau tidak percaya, silakan mencoba sendiri, rasakan,"
kata dia.
Agus kemudian meminta Suara Merdeka menjadi kelinci
percobaan. Dengan berbagai posisi, mulai duduk seperti orang shalat,
jongkok, terlentang, tengkurap, dan lainnya, dia mulai melakukan
injakan. Rasanya sudah pasti sakit sekali, dan juga sangat nyeri ketika
diinjak.
Tapi dengan santainya, dia justru mengatakan, dari rasa sakit itulah
kadar penyakit yang ada dalam tubuh bisa diketahui. Semakin sakit,
sebetulnya semakin parah. Namun dia menjamin tidak perlu takut sebab
setelah itu, akan enak rasanya.
Selama setengah jam, proses peregangan dilakukan. Dengan cara ditekuk
kepalanya, tangan, kaki, bahkan dinaiki punggungnya saat duduk.
Ternyata betul, bekas injakan tidak ada yang terasa pegal atau sakit.
Agus bahkan mengatakan, bisa menyembuhkan cedera hamstring yang
sering diderita para atlet. Dia menjamin tidak lebih dari 15 menit,
cedera itu akan sembuh. Dia mencontohkan cedera yang menimpa Suryo Agung
bahkan Michael Ballack, bisa ditangani dengan mudah.
"Masalahnya, siapa yang bisa menghubungkan saya ke sana? Saya berani
menjamin kesembuhannya. Sebab dari model totok shiatsu ini, bisa
membangkitkan energi yang luar biasa, tidak gampang capek," jelasnya.
Dia mengaku pernah datang ke PSIS, namun tidak diterima dengan baik
karena mungkin dinilai mengada-ada. Begitu pula ke PSSI di Jakarta, juga
tidak dianggap. Namun dia berbangga justru bisa membantu atlet Brunei
Darussalam ketika Sea Games dulu. Beberapa atlet sempat diterapinya.
"Yang jelas, saya belajar sendiri meski ada bakat menurun dari kakek
saya. Sejumlah buku terapi memijat saya pelajari, sehingga saya
menemukan metode terapi ini," kata dia yang berpraktik di Dusun
Sidomulyo RT 03 RW 06, Tegalgede Karanganyar.

No comments:
Post a Comment